Tampilkan postingan dengan label Microcontroller. Tampilkan semua postingan
Board Arduino UNO R3 termasuk salah satu produk papan microcontroller populer yang memakai komponen utama berupa chip ATMEGA-238. Board ini dilengkapi pin-pin digital, pin-pin input analog, dan pin-pin tegangan. Selain itu terdapat pula port USB untuk menghubungkan Board Arduino ke komputer untuk diprogram.
![]() |
| Board Arduino UNO R3 |
Bagian-bagian pada Board Arduino UNO
Berikut ini bagian-bagian yang terdapat pada Board Arduino UNO R3:![]() |
| Bagian-bagian pada Board Arduino UNO R3 |
Catudaya untuk Arduino UNO
Untuk keperluan pengoperasian Board Arduino, tersedia jeck catudaya. Melalui jeck ini bisa diberikan tegangan listrik dc sebesar 12 Volt (maksimal). Namun ketika anda menghubungkan Board ini ke komputer, maka catudaya eksternal melalui jeck tersebut untuk sementara bisa ditiadakan sebab Board Arduino akan mendapatkan suplai tegangan sebesar 5 Volt dari jalur USB.![]() |
| Menghubungkan Board Arduino UNO ke Komputer |
Software IDE Arduino
Untuk keperluan pemrograman tersedia software IDE Arduino. Software ini tersedia gratis dan bisa diunduh di situs resmi Arduino yaitu http://arduino.cc/en/Main/Software.Menyesuaikan Jenis Board
Didalam software IDE Arduino tersedia daftar jenis Board Arduino yang bisa kita pilih sesuai dengan jenis Board yang kita hubungkan ke komputer pada saat itu. Daftar tersebut bisa dibuka sub-menu Board pada menu Tools.![]() |
| Daftar Jenis Board Arduino |
Menyesuaikan Serial Port
Board Arduino akan memakai serial port (COM) dalam berkomunikasi dengan komputer. Umumnya komputer akan mendeteksi secara otomatis ketika Board Arduino dihubungkan kepadanya, dan akan menginstalasi driver yang dibutuhkan. Serial port dapat disesuaikan pada sub-menu Serial Port pada menu Tools.![]() |
| Daftar Serial Port |
Penulisan Sketch
Sketch adalah sebutan untuk kode pemrograman Arduino. Sebuah sketch dapat ditulis, diverifikasi, disimpan dan diunggah ke board Arduino melalui ikon-ikon yang tersedia berikut:![]() |
| Ikon-Ikon untuk Penyimpanan, Verifikasi dan Penggunggahan Sketch |
Microcontroller merupakan suatu sistem pemroses mikro (microprocessor) yang dikemas dalam sebuah chip atau sirkuit terpadu (baca penjelasan sirkuit terpadu disini). Didalam dunia komputer kita juga mengenal adanya microprocessor, samakah itu dengan microcontroller?
Tentu saja tidak sama, sebab umumnya microprocessor pada komputer hanya berisi CPU saja, dimana komponen pendukungnya yaitu memori dan piranti I/O terpasang diluar. Sedangkan microcontroller selain mengandung microprocessor, didalamnya juga sudah dilengkapi dengan komponen pendukung memori dan piranti I/O.
Microcontroller lebih dkhususkan untuk implementasi kendali. Misalnya pengendalian motor servo, pengendalian gerak pada robot, pengendalian lampu dsb.
Tentu saja tidak sama, sebab umumnya microprocessor pada komputer hanya berisi CPU saja, dimana komponen pendukungnya yaitu memori dan piranti I/O terpasang diluar. Sedangkan microcontroller selain mengandung microprocessor, didalamnya juga sudah dilengkapi dengan komponen pendukung memori dan piranti I/O.
![]() |
| Elemen-elemen sebuah Microcontroller |
Kelebihan Microcontroller
- Bisa diprogram-ulang (reprogrammable)
- Rangkaiannya lebih terintegrasi, kompak dan sederhana.
- Pengembangannya fleksibel.
Kekurangan Microcontroller
- Banyak jenis, banyak nama, membingungkan pemakai, karena satu sama lain banyak tidak kompatibel
- Kerusakan program menyebabkan sistem kendali macet
- Tergantung pada software
- Lebih sensitif terhadap derau
- Cepat usang (obsolete)
Karakteristik Aplikasi Microcontroller
- Memiliki program khusus, biasanya kecil saja
- Konsumsi daya kecil
- Rangkaian sederhana dan kompak
- Murah, karena komponen sedikit I/O sederhana, misalnya keypad dan LCD
- Lebih tahan terhadap kondisi ekstrim, misalnya suhu, tekanan, kelembaban udara dsb.
Chip Microcontroller
![]() |
| Contoh Chip Microcontroller |








